Categories: Economic, News, Program

by reni juliani

Share

Categories: Economic, News, Program
WhatsApp Image 2026 05 12 at 14.15.15 (1)

Kendari, Mei – Pondok Pesantren Ummul Qurra Kendari terus menunjukkan komitmennya dalam membangun kemandirian ekonomi pesantren melalui pengembangan berbagai unit usaha produktif. Upaya tersebut semakin berkembang setelah memperoleh dukungan bantuan modal usaha dari Lembaga Amil Zakat (LAZ) Hadji Kalla pada tahun 2024. Bantuan tersebut menjadi langkah awal dalam memperkuat usaha pesantren yang sebelumnya masih dijalankan dalam skala sederhana.

Penanggung Jawab Usaha Pondok Pesantren Ummul Qurra Kendari, Sitti Syahlal, menyampaikan bahwa sebelum menerima bantuan, usaha yang dijalankan pesantren masih berupa kios kecil dengan keterbatasan modal. Setelah memperoleh dukungan dari Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla, usaha tersebut berkembang menjadi minimarket yang kini menjadi salah satu pusat kebutuhan santri di lingkungan pondok pesantren.

“Alhamdulillah, minimarket yang kami jalankan berkembang sangat baik. Anak-anak santri sudah mulai berbelanja di minimarket sederhana yang kami bangun bersama. Bantuan modal usaha dari Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla sangat membantu perkembangan usaha pondok,” ujarnya.

Menurutnya, kombinasi modal pondok pesantren dan dukungan dari Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla menjadi embrio sekaligus spirit semangat dalam membangun usaha pondok yang mandiri. Semangat tersebut mendorong pesantren untuk terus mengembangkan berbagai unit usaha baru sebagai bagian dari penguatan ekonomi kelembagaan.

Dari bantuan modal usaha minimarket LAZ Hadji Kalla tersebut ditambah modal pondok, pesantren kemudian mengembangkan unit usaha lain, yakni rumah makan sari laut, tidak lama setelah usaha minimarket berjalan. Selain itu, pesantren juga mulai mengembangkan layanan aqiqah dan pangkalan gas sejak akhir tahun 2024 sebagai bagian dari diversifikasi usaha pesantren.

Dampak dukungan tersebut juga terlihat dari peningkatan omzet usaha pesantren. Pada tahun 2024 Sebelum memperoleh bantuan, omzet usaha hanya berkisar Rp7 juta per bulan. Saat ini, omzet usaha minimarket dan usaha-usaha lainnya telah mencapai sekitar Rp24 juta per bulan. Capaian tersebut menunjukkan bahwa bantuan modal yang diberikan pada tahun 2024 telah membantu usaha minimarket dapat berkembang dan mendapatkan hasil yang diinginkan sehingga dapat menopang kebutuhan operasional pesantren sekaligus menjadi embrio bagi pengembangan unit usaha lainnya.

Pada awal tahun 2026, pesantren kembali menambah unit usaha baru berupa butik yang diharapkan dapat mendukung kebutuhan santri dan masyarakat. Kehadiran berbagai unit usaha tersebut menjadi bagian dari upaya pesantren dalam menciptakan ekosistem ekonomi mandiri yang berkelanjutan.

Program spesialis Ekonomi LAZ Hadji Kalla, Andi Rifki, menyampaikan bahwa dukungan terhadap pengembangan usaha pesantren merupakan bagian dari komitmen LAZ Hadji Kalla dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis kelembagaan. Selain menjadi pusat pendalaman ilmu agama, pesantren juga memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi. Potensi tersebut dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan penghuni pesantren sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.

“Melalui dukungan tersebut, diharapkan pesantren dapat terus berkembang dan memberikan dampak sosial serta ekonomi yang lebih luas bagi lingkungan sekitarnya,” pungkasnya.

 

Untuk info lebih lanjut, hubungi kami :

Email : info@yayasanhadjikalla.or.id

IG, Threads, X : @yayasankalla

FB : yayasanhadji kalla

Kunjungi kami :

Website : www.yayasanhadjikalla.or.id