by reni juliani
Share

Makassar, Oktober 2026 – Pencegahan stunting tidak hanya berbicara tentang pemenuhan gizi, tetapi juga tentang lingkungan tempat anak tumbuh dan berkembang. Rumah yang aman, akses air bersih, sanitasi yang layak, serta keluarga yang berdaya menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan tumbuh yang lebih sehat. Pendekatan inilah yang diangkat Lembaga Amil Zakat (LAZ) Hadji Kalla dalam Sarasehan Kemitraan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) bersama mitra pentahelix di Provinsi Sulawesi Selatan.
Sapril Akhmady, Program Manager Humanity and Environment LAZ Hadji Kalla hadir sebagai narasumber sesi Sharing Praktik Baik GENTING membawakan materi bertajuk Program Rumah Sehat Cegah Stunting: Kolaborasi Berdampak dalam Gerakan GENTING, yang mengangkat pendekatan intervensi berbasis kebutuhan keluarga untuk mendukung upaya pencegahan stunting.
“Bagi kami, rumah sehat bukan sekadar tentang memperbaiki bangunan, tetapi menghadirkan lingkungan yang lebih mendukung tumbuh kembang anak. Karena itu, keluarga perlu dilibatkan sejak awal agar perubahan yang dilakukan benar-benar sesuai dengan kebutuhan mereka. Kolaborasi dalam GENTING juga menjadi penting, sebab upaya pencegahan stunting tidak bisa berjalan sendiri, melainkan membutuhkan dukungan berbagai pihak yang saling melengkapi,” ujarnya.
Program Rumah Sehat Cegah Stunting merupakan bagian dari perjalanan keterlibatan LAZ Hadji Kalla dalam isu stunting sejak 2020. Upaya ini berkembang melalui Program Peduli Keluarga Stunting di desa-desa dampingan, pilot project penguatan kapasitas Tim Pendamping Keluarga (TPK) pada 2023–2024, hingga pelaksanaan Program Rumah Sehat Cegah Stunting pada 2025–2026.
Melalui program ini, rumah dipandang bukan sekadar bangunan, melainkan lingkungan tumbuh pertama bagi anak. Intervensi diarahkan pada tiga aspek utama, yakni hunian yang lebih aman dan sehat melalui perbaikan ruang, penghawaan, pencahayaan, dan keamanan bangunan; akses air dan sanitasi yang mendukung kebersihan serta pencegahan penyakit; serta penguatan kapasitas keluarga agar mampu menggunakan, merawat, dan menyampaikan kebutuhan terkait hunian mereka.
Pendekatan program juga menempatkan keluarga sebagai bagian aktif dalam proses perubahan. Sejak tahap perencanaan, pembangunan, monitoring, hingga evaluasi, keluarga dilibatkan untuk menyampaikan kebutuhan, mempertimbangkan pilihan, dan menilai kesesuaian hasil pembangunan. Dengan demikian, intervensi diharapkan tidak hanya menjawab kebutuhan fisik rumah, tetapi juga menghadirkan perubahan yang relevan dengan kondisi dan keseharian keluarga.
Berdasarkan data dashboard Humanity and Enviroment LAZ Hadji Kalla per 5 Oktober 2026, Program Rumah Sehat Cegah Stunting menjangkau 10 keluarga di lima kabupaten, yakni Barru, Enrekang, Gowa, Jeneponto, serta Pangkajene dan Kepulauan. Progres fisik rata-rata pembangunan tercatat mencapai 51,8 persen, dengan seluruh rumah masih dalam proses pengerjaan. Capaian ini menjadi bagian dari perjalanan program yang terus dipantau untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan keluarga penerima manfaat.
Dalam kerangka GENTING, pendekatan Rumah Sehat merupakan bentuk dukungan nonnutrisi yang melengkapi intervensi gizi spesifik dan edukasi keluarga. Keterhubungan dengan layanan gizi dan kesehatan, termasuk melalui Tim Pendamping Keluarga, Posyandu, dan UPT BKKBN, menjadi aspek penting agar dukungan yang diberikan dapat saling menguatkan.
Sarasehan yang diselenggarakan Tim Pengendali GENTING Pusat Kemendukbangga/BKKBN RI bersama TPG Provinsi Sulawesi Selatan ini menjadi ruang pertukaran pengalaman dan penguatan sinergi lintas sektor. Forum tersebut mempertemukan unsur pemerintah, BUMN dan swasta, perbankan, lembaga filantropi dan zakat, akademisi, media, serta masyarakat untuk berbagi pembelajaran, mengidentifikasi tantangan, dan mendorong keberlanjutan gerakan.
Melalui kolaborasi dalam GENTING, LAZ Hadji Kalla berharap upaya pencegahan stunting dapat terus diperkuat melalui dukungan yang saling melengkapi dan berangkat dari kebutuhan keluarga. Sebab, keberhasilan Rumah Sehat tidak berhenti pada selesainya pembangunan, tetapi pada bagaimana rumah benar-benar berfungsi, dimanfaatkan, dan dirawat, serta bagaimana keluarga tetap didampingi dan terhubung dengan layanan yang dibutuhkan demi mendukung tumbuh kembang anak yang lebih sehat.
Untuk info lebih lanjut, hubungi kami :
Email : info@yayasanhadjikalla.or.id
IG, Threads, X : @yayasankalla
FB : yayasanhadji kalla
Kunjungi kami :
Website : www.yayasanhadjikalla.or.id

